Senin, 20 April 2020

Wanita dengan Aksi Nyata!, Jenis Kelamin bukanlah Batasan



SRIKANDI INDONESIA
       Setelah membaca 2 kata diatas, mungkin yang bergema dibenak kita adalah wanita-wanita hebat yang berjuang dengan jiwa dan raga pada bidangnya untuk Indonesia. Yups, memang benar. Srikandi Indonesia menunjukkan bahwa eksistensi wanita tidak melulu soal "dapur" dan "lemah", wanita dan laki-laki sebenarnya sama-sama memiliki kemampuan untuk memajukan Indonesia. Jadi, tak khayal Srikandi Indonesia penuh tentang dan berkobar untuk memutus garis  batas antara wanita dan laki-laki demi Indonesia yang lebih baik. Berikut ini, tokoh-tokoh Srikandi Indonesia beserta perjuangannya:

1.  Maria Walanda Maramis, tokoh pendidikan wanita pertama di Indonesia
       

       Beliau berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Hanya mengenyam pendidikan setara SD, karena pada saat itu anak perempuan Minahasa tidak diizinkan mengeyam pendidikan lebih tinggi lagi. Namun, Maria tidak pernah berhenti belajar dari orang-orang terpelajar disekitarnya, semangatnya untuk memajukan nasib kaum wanita terus tumbuh meskipun harus mendobrak tradisi. Menurut Maria, seorang ibu adalah inti dari sebuah rumah tangga yang juga menjadi inti masyarakat. Karena itu, seorang perempuan harus mendapatkan pendidikan lebih tinggi sama seperti laki-laki.
    Setelah menikah, Maria pindah ke manado mendirikan organisasi PIKAT (Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunnya) pada tahun 1917. Awalnya hanya sebagai wadah perempuan minahasa untuk mengatasi masalah sehari-hari, kemudian berkembang pesat dan memiliki cabang hingga Kalimantan dan Jawa. Juga, mendirikan Huishound School Pikat, pendidikan gratis untuk anak perempuan dan sekolah kejuruan putri lengkap dengan asramanya. Perjuangan lainnya, yakni dibidang politik, beliau memperjuangkan agar wanita turut andil di dalam dunia perpolitikan di Minahasa. Beliau terkenang sebagai pahlawan nasional.
Soal:

Jawab:
           Praktik baik dari beliau adalah tidak pernah berhenti belajar  dari orang-orang terpelajar disekitarnya,  walaupun beliau sendiri sudah berhenti sekolah dan  semangatnya untuk memajukan kaum wanita, walau harus mendobrak tradisi. Membuat kita, kaum millenial tersadar bahwa nikmat kita dalam belajar adalah hasil keringat Srikandi Indonesia sehingga kita harus berterimakasih dengan tidak malas dan lebih giat dalam belajar.
     Nilai karakter yang dapat dipetik, yakni kesabaran menghadapi kerasnya kehidupan, kegigihan beliau dalam mencapai tujuan, dan peduli terhadap sesama.

2.  Keumalahayati, laksamana wanita pertama di dunia

    Beliau berasal dari Aceh. Pemimpin armada laut Kerajaan Aceh di masa pemerintahan Sultan Al Mukamil. Diangkat sebagai laksamana karena ketangguhan dan kesuksesannya dalam memimpin armada Inong Bale. Sebagai laksamana bertugas memimpin armada laut, mengawasi  pelabuhan dan mengawal diplomasi kerajaan Aceh dengan bangsa Eropa. Seorang nahkoda kapal Belanda mencatat, dibawah Keumalahayati kekuatan armada laut kerajaan Aceh mencapai 100 kapal perang. Saat belanda ke Indonesia dibawah Cornelis de Houtman Keumalahayati bertempur dengan berani, dan bersama pasukannya berhasil meluluh-lantahkan pasukan Belanda dan membunuh Cornelis de Houtman. Beliau diabadikan pada KRI Malahayati dan bergelar  pahlawan nasional.
Soal:

Jawab:
          Tentu saja bangga, sudah seharusnya namanya menjadi ikon Indonesia di mata dunia, karena sungguh, baru pertama kali saya tahu kalau laksamana perempuan pertama di dunia ternyata dari negara kita tercinta.
        Yang dari dulu, saat ini, hingga selamanya saya banggakan nenek saya, beliau juga termasuk bukti nyata Srikandi Indonesia, karena hidupnya yag keras dari dulu hingga sekarang masih mandiri menjadi ibu sekaligus bapak rumah tangga. Berprofesi penjahit, menghidupi suaminya dan anaknya yang menganggur. Merasakan bagaimana menjahit sehari penuh dengan hanya 4 jam istirahat, dimarahi karena adanya kekeliruan atau keterlambatan waktu, ditagih penagih hutang yang tidak benar, diusir dari rumah karena telat membayar, sanggup menyekolahkan anaknya hingga SMA semua walau harus menjual perhiasan dan mengutang. Akan tetapi, beliau saat ini tetap kuat,  sering berbagi dan terus menabung untuk menggapai tujuannya, yakni berhaji.

PEREMPUAN PENGIBAR SANG SAKA
Atlet-atlet perempuan  Indonesia, bukti nyata kartini Indonesia, sebagai berikut:

1. Lilis Handayani, Nur Fitriyana Saiman dan Kusuma Wardhani

      Peraih medali pertama Indonesia di bidang panahan pada tahun 1998, di olimpiade Seoul
2. Alexandra 

       Sebagai satu-satunya wanita pembalap indonesia di kelas Gokart atau mobil  Formula, wanita pertama Asia yang mengikuti lomba hingga kancah internasional
3. Yayuk Basuki

            Petenis yang terkenal tidak hanya Indonesia tapi hingga dunia.
Soal:

Jawab:
           Atlet yang menarik perhatian dan menginspirasi saya salah satunya Alexandra. Saya suka balapan mobil. Saya pernah mencoba beberapa yang berkaitan dengan hal itu, seperti ATV, Gokart, bomb-bomb Car dan Jeep. Balapan menggunakan kendaraan saya nikmati karena menantang dan butuh konsentrasi, serta tekhnik yang epik. Bahkan, seorang mas-mas penjaga permainan ATV tak menyangka di kala saya SD terlihat feminin tapi jago, mengajak saya duel, dan ibu yang saya setiri bomb-bomb car  terkejut dengan kemampuan menyalip dan berputar melewati mobil yang tampak tidak mungkin tanpa menyenggol sedikit pun.
Soal:

Jawab:
         Bidang kepenulisan saya tekuni akhir-akhir ini, yah, menulis sepertinya hobi dan bakat dari kecil yang telah mati, tetapi baru-baru ini saya mencobanya kembali ternyata masih terasa hidup. Saya mengerti dunia ketika membaca dan dunia terasa lebih berwarna ketika menulis. Saat suara ketikan dan ide-ide terus-menerus mengalir dan melebur membuat  ruang dan waktu tak terasa saya pijak. Saya harap, saya terus bisa melakukannya tanpa akhir.

Catatan Penulis: semoga bermanfaat, terus belajar dan semangat!!!